Pesan Kakak Untuk Laras
“Happy Birthday to you.. happy birthday to you.. happy
birthday..happy birthday.. happy birthday to you”. Kamu dengan wajah lugumu
tampak malu – malu dan tak bisa menyembunyikan rasa senangmu saat kakak bersama
bapak dan mamak yang menggendong aisyah menghampirimu. Matamu tertuju pada kue
kecil dengan dua lilin yang menyala, itu kejutan untukmu sayang. kakak juga rasakan
kebahagianmu.
20 Maret 2006 lalu kamu dilahirkan, saat itu kakak masih
kelas 6 SD. Kakak dulu sangat menantikan kehadiranmu, di kelas kakak melamun
memikirkanmu. Apakah kamu sudah menatap indahnya dunia, Atau kamu masih tidur
dirahim mamak. sewaktu kakak pulang, simbok memberi kabar. Simbok yang menunggui
mamak berjuang demi kamu. kata simbok kamu cantik dek.
“matanya cemlirit, kinclong.” Kata simbok pada kakak
dengan wajah yang ceria.
Rambutmu lurus, matamu bening dengan bulu mata yang
lentik, dan pipi yang cabi. Tahu ga dek kenapa pipimu cabi? Soalnya ibu dulu ga
suka sama si tikus Jerry yang jahil sama Tom. Itu sejarahnya, dan karena itulah
kakak memanggilmu Gembul. Sampai saat ini. Semua orang bahagia menyambutmu,
keluarga bapak yang dari Magelang datang dengan serombongan bis demi
menengokmu.
Kakak ga kesepian lagi dek, rumah juga sekarang ramai
dipenuhi suara tangismu. Kakak mulai belajar mengurusi mu, mengganti popokmu,
menggendongmu, mencoba membuatmu tersenyum. Kakak temani setiap gerakmu, setiap
pertumbuhanmu, perkembanganmu. Saat kamu sudah mulai bisa tengkurap sebelum
masanya, merangkak, dan kamu sudah bisa berjalan sebelum usiamu setahun. Semoga
kamu jadi anak yang cerdas dek. Aamiin
Dek, ini bukan perayaanmu yang pertama loh. Ingat kan
dulu waktu kamu umur 4 tahun, kakak kelas 1 SMK. Pagi – pagi sekali kakak
membangunkanmu, kakak sudah siapkan satu roti isi coklat yang harganya
seribuan, Gerry coklat pasta, coklat warna warni lima ratusan itu, satu lilin
putih besar yang kakak potong jadi
beberapa bagian kemudian kakak tusuk dengan lidi biar bisa nancep di rotinya,
terakhir korek api. Kita rangkai bersama roti ulang tahun sederhanamu. Kita
tempeli roti dengan coklat warna warni dan coklat pasta sebagai lemnya. Kamu
tancapkan lilinnya kakak yang menyalakan. Kamu tampak bahagia. Tahu ga dek,
kakak sisihkan uang jajan kakak selama beberapa hari untuk kejutan kecil itu.
Maaf ya dek, kakak ga bisa kasih lebih.
Kamu semakin besar. Kakak ingat waktu kamu tidak mau
kakak tinggal pergi sekolah, saat itu bapak sama mamak kerja, simbok ke sawah
sama mbah kakung. Biasanya kamu pergi main ke rumah Ardi, tapi hari itu kamu
menggelayuti kakak dengan air mata dipipimu, akhirnya kakak ijin tidak masuk sekolah.
Semakin hari kamu semakin cerdas, tapi juga nakal. Tapi wajarlah, anak – anak.
Lama – lama kakak kesal, kakak semakin sering terlambat
sekolah gara – gara menungguimu mandi. Saat itu kamu sudah masuk TK. Mamak
mengantar kakak sambil membawamu karena jalur sekolah kita searah, supaya mamak
tidak bolak balik. Semuanya semakin repot saat Aisyah lahir, 25 November 2011.
Posisimu tergeser dek, karena kami sudah menanggapmu besar, kamu dicuekin. Kamu
sering mengeluh, “opo – opo adek, opo –
opo adek, sitik – sitik aisyah digendong, aku ora.” Sambil manyun kamu terus
mengomel. Kakak hanya tersenyum dan mencubit pipimu. Gembul sayang, dulu kamu
juga diperlakukan seperti itu waktu kamu kecil. Sekarang kamu sudah gede
sayang, belajarlah mandiri.
Kamu mulai ribut minta diajari menulis, minta buku ini
itu, minta pewarna, sering minta jajan. Tingkahmu semakin beragam. Kamu mulai
tanya yang aneh aneh, sebenarnya tidak aneh, tapi hal yang kamu tanyakan itu
adalah hal yang belum kamu mengerti dan belum saatnya kamu mengerti. Kakak
sering bingung bagaimana cara menjelaskan jawabannya kepadamu, kakak juga tidak
mau membiasakan diri memberikan keterangan palsu agar kamu cepat diam.
Kakak paling senang kalau kamu menangis saat kakak
menjahilimu, kamu sangat takut gelap. Kakak mulai suka tertawa saat kamu
mengucap kata terbalik – balik. Yang
bikin terharu itu dek, kamu pernah ga makan jajanan yang dikasih bapak gara
–gara nungguin kakak. Kakak pernah memukulmu karna membuat aisyah menangis.
Kakak pernah memarahimu karna kamu ga bisa – bisa ngerjain soal matematika PR
dari gurumu. kakak membentakmu saat Kamu minta di temeni bobok saat kakak masih
asyik nonton tivi. Kamu yang mendesak – desak tidur kakak, kakimu kamu sepakkan
ke perut kakak, tanganmu tak pernah lepas dari telinga kakak, supaya kakak
tidak pergi meninggalkanmu. Kamu teriak teriak saat waktu subuh tiba kamu tidak
mendapati kakak disampingmu. Ahh kau Mbul, bikin gemes.
Kamu ingat kan dek, tiap habis magrib kamu selalu standby
menunggu kakak sesesai sholat, kamu bawa Iqro dan bertanya sampai halaman
berapa. Kakak tertawa saat kamu mikir lama, dengan ekspresimu yang kacau itu.
Kamu tertawa saat kakak memonyongkan bibir kakak saat mengucap huruf Zho untuk
mencontohkanmu. Kakak mulai kesal saat kamu bingung mana huruf Kho dan huruf
Gho. Tetap giat ya dek, kakak ingin kamu jadi anak yang cerdas dan sholeha.
Rasanya kakak ingin sekali mendampingimu belajar terus
agar kamu lebih dari kakak. Apa daya dek, kakak juga masih belajar, belajar
menjadi contoh yang baik untukmu, juga aisyah. Belajar jadi sholeha agar kelak
bisa kamu contoh, belajar berbakti ke orang tua agar kamu juga mengikuti kakak.
Jangan pernah kesal ya dek kalau kakak tidak
sabar menghadapimu.
Di usia mu yang masih 7 tahun ini de, Kakak harap semakin
tahun kamu semakin cerdas, semakin pintar sekolahnya, pinter ngajinya, semakin
rajin , selalu diberi kesehatan. Belajar giat, supaya kamu bisa jadi guru
seperi yang kamu cita citakan. Paling juga besok cita cita mu berubah, heheh.
Gembul, sebenarnya kakak tidak ingin merayakan ulang
tahunmu. Takut kamu akan menagihnya untuk tahun tahun berikutnya. Soalnya,
ulang tahun ga harus dirayakan dengan kue sebagai bentuk kasih sayang kami.
Tapi selalu yang harus kamu ingat dek, kasih sayang kami tidak tercurah saat
hari ulang tahunmu saja. Tapi setiap hari.
Selamat ulang tahun dek. Besok kalau kamu sudah mengerti,
akan kakak jelaskan bagaimana cara yang manfaat merayakan ulang tahun, dan apa
makna ulang tahun yang sebenarnya.
0 komentar:
Posting Komentar